Total Tayangan Halaman

Minggu, 15 Mei 2011

Ditemukan Planet Terpanas, Ternyata Lebih Panas Dari Matahari

Astronom yang terlibat dalam proyek Super Wide Angle Search for Planets (SuperWASP) telah menemukan planet terpanas bernama WASP-33b. Suhu planet tersebut lebih panas dari suhu beberapa bintang.
Keberadaan planet itu telah diduga sejak tahun 2006 lalu namun baru dikonfirmasi tahun 2010 kemarin. Diketahui, planet tersebut tergolong dalam jenis planet gas dengan massa kurang dari 4,5 kali massa Jupiter.
Berdasarkan observasi dengan William Herschel Telescope, suhu WASP-33b mencapai 3200 derajat Celsius. Suhu itu lebih panas daripada bintang katai merah yang bersuhu 700 derajat Celsius dan WASP-12b yang suhunya 2300 derajat Celsius.
Salah satu penyebab panasnya suhu planet itu adalah suhu bintang induknya yang juga panas. Astronom mengatakan, suhu bintang induk planet itu adalah 7160 derajat Celsius, lebih tinggi dari suhu matahari yang hanya 5600 derajat Celsius.
Sementara, sebab lain adalah kedekatan jarak orbit WASP-33b dengan bintang induknya. Dengan jarak hanya 7 persen dari jarak Merkurius-Matahari, planet ini seakan menjadi "ketularan" panas bintang induknya.
Studi tentang planet ini dipimpin oleh Alexis Smith dari Universitas Keele di Stafordshire, Inggris. Lewat studi ini, astronom juga mengetahui bahwa waktu revolusi planet ini sangat singkat, hanya 29,5 jam.
Drake Demming dari Goddard Space Flight Center NASA di Greenbelt, Maryland yang tidak terlibat penelitian ini mengatakan, "WASP-33b bisa membantu astronom menelaah planet panas yang karakteristisknya masih misteri."
Hal yang bisa dipelajari misalnya adanya planet berorbit dekat dengan bintangnya yang memiliki lapisan atmosfer luar lebih dingin dari lapisan dalamnya. Ini mengejutkan karena planet tersebut "dipanaskan" dari luar.
Deming mengatakan, fakta itu bisa berkaitan dengan adanya senyawa berbasis karbon yang mengubah cara atmosfer merespon radiasi. Senyawa kimia tertentu bisa terbentuk akibat sinar ultraviolet dari bintang.
"Ini pastinya akan menjadi planet yang ingin Anda lihat. Ini adalah kesempatan yang sangat langka untuk bisa mempelajari planet yang mengorbit pada bintang yang super panas," pungkas Deming dalam interview-nya dengan New Scientist.
Sumber : KOMPAS - New Scientist

Kamis, 24 Maret 2011

Ciri - Ciri Cerpen

Ini merupakan posting pertama saya, sebenarnya saya bingung mau menulis apa, ya sudah saya putuskan untuk menulis ciri-ciri cerpen

1. Ciri-ciri cerpen

Cerpen (cerita pendek) adalah karangan pendek yang berbentuk prosa. Dalam cerpen dikisahkan sepenggal kehidupan tokoh yang penuh petikaian, peristiwa yang mengharukan atau menyenangkan dan mengandung kesan yang tidak mudah dilupakan. Dalam sebuah cerpen memang pendek akan tetapi, bukan berarti bahwa semua cerita pendek itu dinamakan cerpen, misalnya : fabel, dongeng, anekdot dan cerita-cerita rakyat merupakan contoh cerita yang pendek, tetapi tidak bisa disebut cerpen.

Ciri-ciri cerpen sebagai berikut :
  • Ceritanya fiktip dan rekaan, walaupun bukan cerita sebenarnya tapi isi ceritanya tetap logis dengan kehidupan sebenarnya.
  • Pokok cerita berfokus pada satu aspek cerita yang menimbulkan efek dan kesan tunggal.
  • Mengungkapkan masalah yang terbatas pada hal-hal yang penting saja.
  • Menyajikan peristiwa yang cermat dan jelas.
 2. Perbedaan Cerpen dan Novel

1). C : Alur cenderung sederhana.
     N : Alur lbih rumit dan lebih panjang, ditandai oleh perubahan nasib pada diri sang tokoh.
2). C : Tokoh yang dimunculkan hanya beberapa orang.
     N : Tokoh lebih banyak dalam berbagai karakter.
3). C : Latar yang dituliskan hanya sebentar dan sangat terbatas.
     N : Latar meliputi wilayah geografi yang luas dalam waktu yang lebih lama.
4). C : Tema mengupas masalah yang relatif sederhana.
     N : Tema lebih kompleks ditandai oleh adanya tema-tema bawahan.